Selasa, 01 Januari 2019

Bagaimana Supaya Menjadi Ayah Idaman? Ini Triknya

Memiliki sosok ayah idaman adalah dambaan setiap keluarga yang mana semua anggotanya merasakan perannya secara utuh lahir dan batin. Untuk Anda yang bergelar ayah atau calon ayah, beberapa trik berikut ini bisa menjadi solusi agar Anda bisa menjadi ayah idaman. Tidak ada kata terlambat untuk terus memperbaiki diri dan menjadikan keluarga sebagai prioritas utama agar keharmonisan dan kedekatan secara fisik serta emosi terus terjaga dengan baik.


Trik Untuk Menjadi Ayah Idaman

Menjadi ayah idaman tentu saja membutuhkan kesadaran penuh dari dalam hati karena rasa cinta yang tulus. Berikut ini beberapa hal yang bisa Anda lakukan agar bisa menjadi ayah idaman yang selalu disayangi dan melaksanakan perannya sebaik mungkin.

1. Meluangkan waktu untuk menemani kegiatan anak

Walaupun tugas utama seorang ayah mencari nafkah, namun hal itu tidak mengurangi kewajibannya untuk memberikan waktu, perhatian dan kasih sayangnya. Keluarga Anda memang memerlukan uang untuk memenuhi kebutuhan hidup, namun yang dibutuhkan bukan hanya materi saja. Keluarga Anda juga membutuhkan perhatian dan waktu.

Luangkanlah waktu Anda untuk menemani kegiatan anak terutama saat Anda sedang libur kerja. Ikut sertalah dalam kegiatan anak seperti menemaninya bermain, belajar atau sekedar berjalan-jalan bersama. Anda juga dapat membangun kedekatan dengan mengajak bertamasya bersama. Tidak harus di tempat yang mahal atau jauh karena Anda bisa melakukannya di tempat yang dekat.

Membangun kedekatan ini sangat berperan penting untuk mempererat hubungan emosional Anda dan anak. Buatlah berbagai kenangan indah di masa anak-anak mereka yang pasti akan terus terekam sampai mereka dewasa kelak. Anak Anda akan dengan cepat melalui masa kecilnya dengan cepat dan saat sudah dewasa nanti mereka pasti sudah sibuk dengan teman-temannya.


2. Mendengarkan masalah atau keluhan anak

Seorang anak pasti memiliki masalah dengan kehidupannya yang mungkin terjadi di sekolah ataupun di lingkungan tempat tinggal. Saat anak menceritakan masalahnya, jadilah pendengar yang baik dan memberikan nasihat yang membangun. Berikan nasihat dengan bijak dan jangan sampai terkesan menggurui atau memojokkan anak karena itu berdampak buruk.

Bila Anda merespon dengan negatif dan memojokkan anak, yang akan terjadi adalah anak merasa tertekan dan tidak terlindungi. Di saat dewasa mereka akan cenderung menutup diri dan menyembunyikan masalahnya di hadapan orang tua karena merasa trauma. Jadi walaupun anak kita memang bersalah, nasihatilah dengan bijak dan tanpa memberikan banyak ancaman. Itu akan membangun rasa saling percaya dan membuat mereka nyaman menceritakan apa saja yang terjadi dalam hidupnya.

3. Jadilah teladan yang baik

Anak adalah seorang peniru yang ulung. Apa yang dilihatnya dalam kesehariannya pasti akan terekam di otak dan tak jarang juga ditiru. Jadi Anda harus menjadi teladan yang baik dalam bertingkah laku dan bertutur kata. Ciptakanlah lingkungan yang baik sehingga anak akan berkembang dengan akhlak yang baik pula. Anak juga akan dengan senang hati melakukan hal baik tanpa disuruh bila orang tuanya selalu melakukan hal tersebut. 


4. Mengajarkan kedisiplinan

Memberikan kasih sayang bukan berarti terus menerus memanjakan dan mengabulkan semua yang diinginkan anak. Sebagai ayah Anda harus mengajarkan pula tentang kedisiplinan dalam segala hal. Bila anak melanggar apa yang sudah disepakati, berikan peringatan atau hukuman yang sewajarnya sebagai konsekuensinya. Namun jangan berikan hukuman yang terlampau berat dan membuat anak merasa dendam.

5. Memberikan reward

Jadilah seorang ayah yang murah hati dengan memberikan pujian atas apa yang sudah dilakukan anak, sekecil apapun itu. Apresiasi terhadap prestasi dapat menumbuhkan jiwa yang penuh semangat dan terus berkembang. Anak akan merasa dihargai jerih payahnya dan termotivasi agar bisa lebih baik lagi. Contohnya saja bila anak Anda memenangkan perlombaan atau mendapat nilai yang baik Anda dapat memberinya sebuah hadiah yang dia inginkan.

Ternyata menjadi ayah idaman itu tidaklah sulit karena modal utamanya adalah perhatian dan ketulusan hati. Jadilah sosok yang diidolakan dan membuat keluarga Anda merasa nyaman dengan limpahan kasih sayang.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar